
NEW YORK — Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka tampil sangat dominan di US Open 2026. Ia mengalahkan petenis Rusia, Polina Iatcenko, dengan skor 6-1, 6-1 pada putaran kedua, Rabu (2/9/2026) waktu setempat. Kemenangan tersebut membawa Sabalenka ke putaran ketiga sekaligus memperpanjang catatan kemenangannya di US Open menjadi 16 pertandingan beruntun.
Sabalenka hanya membutuhkan sekitar 59 menit untuk menyelesaikan pertandingan. Ia terus menekan sejak awal dan membuat Iatcenko kesulitan mengembangkan permainan.
Sabalenka Menang 6-1, 6-1
Sabalenka menang 6-1, 6-1 dalam pertandingan putaran kedua US Open 2026.
Unggulan pertama tersebut langsung mengambil kendali permainan. Sabalenka memenangi set pembuka hanya dalam 24 menit dan tidak memberi banyak ruang kepada Iatcenko untuk membangun serangan.
Pada set kedua, pola pertandingan hampir tidak berubah. Sabalenka tetap agresif dan akhirnya memastikan kemenangan dua set langsung.
16 Kemenangan Beruntun di US Open
Hasil ini memperpanjang rekor Sabalenka menjadi 16 kemenangan beruntun di US Open.
Catatan tersebut menunjukkan konsistensinya di turnamen Grand Slam Amerika Serikat. Sabalenka juga sedang mengejar gelar US Open ketiga secara beruntun.
Iatcenko Kesulitan Menahan Tekanan
Polina Iatcenko merupakan petenis kualifikasi yang berhasil mencapai putaran kedua.
Namun, menghadapi unggulan pertama menjadi tantangan yang sangat berat. Sabalenka terus menekan melalui pukulan keras dan permainan agresif dari baseline.
Hasilnya, Iatcenko hanya mampu merebut dua gim sepanjang pertandingan.
Sabalenka Tampil Sangat Efisien
Kemenangan telak tersebut menunjukkan efisiensi permainan Sabalenka.
Ia mampu memanfaatkan peluang saat melakukan tekanan dan menjaga lawan tetap berada di bawah kontrol. Reuters mencatat Sabalenka tetap dominan meskipun sempat kehilangan servis pada gim keempat set kedua. Ia langsung kembali menguasai pertandingan dan menutup laga tanpa kesulitan berarti.
Sabalenka Tetap Fokus
Setelah pertandingan, Sabalenka menegaskan fokus utamanya tetap pada performa di lapangan.
Petenis asal Belarus itu juga menanggapi pertanyaan mengenai aktivitas di luar lapangan. Ia membantah anggapan bahwa kegiatan sosial mengganggu persiapannya dan menegaskan bahwa dirinya tetap bekerja keras untuk bertanding.
Performa Kembali Menanjak
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Sabalenka setelah menghadapi beberapa hasil yang kurang konsisten pada turnamen sebelumnya.
Reuters menyebut Sabalenka sedang berusaha mengakhiri musim dengan kembali meraih gelar Grand Slam.
Kini, performanya di New York terlihat jauh lebih meyakinkan.
Mengejar Gelar Ketiga Beruntun
Sabalenka datang ke US Open 2026 sebagai juara bertahan dua kali.
Ia membidik gelar ketiga berturut-turut. Jika berhasil, Sabalenka akan masuk kelompok elite pemain yang mampu mencatat prestasi tersebut di US Open.
Target itu membuat setiap pertandingan di New York memiliki nilai penting.
Putaran Ketiga Menanti
Sabalenka akan menghadapi Kamilla Rakhimova dari Uzbekistan pada putaran ketiga.
Rakhimova menjadi lawan berikutnya setelah Sabalenka memastikan tempat di babak tersebut.
Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian baru bagi unggulan pertama.
Sabalenka Masih Jadi Favorit
Status sebagai unggulan pertama membuat Sabalenka menjadi salah satu kandidat terkuat juara.
Selain peringkat dunia, konsistensinya di US Open juga menjadi modal besar. Catatan 16 kemenangan beruntun menunjukkan Sabalenka sangat nyaman bermain di turnamen tersebut.
US Open 2026 Makin Panas
Turnamen putri US Open tahun ini tetap berlangsung ketat.
Di sisi lain, sejumlah unggulan juga berhasil melaju. Jessica Pegula dan pemain-pemain besar lainnya masih bertahan dalam persaingan menuju babak akhir.
Karena itu, persaingan untuk memperebutkan gelar masih terbuka.
Tekanan Justru Menjadi Kekuatan
Sabalenka dikenal memiliki permainan agresif dan pukulan keras.
Melawan pemain dengan peringkat lebih rendah, ia mampu menjaga intensitas sejak poin pertama. Strategi tersebut terbukti efektif saat menghadapi Iatcenko.
Kemenangan Penting untuk Kepercayaan Diri
Menang dua set dengan skor 6-1, 6-1 memberikan modal mental yang sangat baik.
Sabalenka tidak menghabiskan banyak energi sehingga kondisi fisiknya tetap terjaga untuk pertandingan berikutnya.
Ambisi Besar di New York
Sabalenka bukan sekadar ingin melewati beberapa putaran.
Ia ingin mempertahankan dominasi di US Open dan mengejar gelar Grand Slam berikutnya. Reuters melaporkan Sabalenka juga ingin mengakhiri tahun dengan sebuah gelar major.
Dominasi Sejak Set Pertama
Kunci kemenangan terlihat sejak set pertama.
Sabalenka segera menekan dan tidak membiarkan Iatcenko memperoleh momentum. Keunggulan 6-1 menjadi gambaran jelas mengenai perbedaan kualitas pada pertandingan tersebut.
Set Kedua Tak Banyak Berubah
Iatcenko mencoba bertahan lebih lama pada set kedua.
Namun, Sabalenka kembali menaikkan tempo. Setelah sempat kehilangan servis, ia langsung mengembalikan momentum dan menyelesaikan pertandingan dengan skor identik 6-1.
Rekor US Open Semakin Panjang
Dengan kemenangan tersebut, Sabalenka kembali mencatat kemenangan di turnamen yang sangat cocok dengan gaya permainannya.
16 kemenangan beruntun menjadi angka penting dalam perjalanan mempertahankan gelarnya.
Fokus pada Laga Berikutnya
Sabalenka kini harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan ketiga.
Rakhimova menjadi tantangan berikutnya. Sabalenka tentu tidak bisa mengandalkan hasil pertandingan sebelumnya karena setiap lawan memiliki gaya permainan berbeda.
Kesimpulan
Aryna Sabalenka menang telak 6-1, 6-1 atas Polina Iatcenko pada putaran kedua US Open 2026. Unggulan pertama tersebut menyelesaikan laga dalam sekitar 59 menit dan tampil dominan sejak awal pertandingan.
Kemenangan itu membawa Sabalenka ke putaran ketiga US Open dan memperpanjang rekor kemenangannya di turnamen tersebut menjadi 16 pertandingan beruntun. Ia selanjutnya akan menghadapi Kamilla Rakhimova dari Uzbekistan.
Sabalenka juga masih memburu gelar US Open ketiga secara berturut-turut. Dengan performa sekuat ini, petenis nomor satu dunia tersebut kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu favorit utama juara di New York.








































































































































































































