
ARAGON – Marc Márquez kembali menjadi pusat perhatian pada MotoGP Aragon 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu menunjukkan kecepatan sejak sesi awal dan langsung menjadi yang tercepat pada FP1 di MotorLand Aragón.
Marc mencatat waktu 1 menit 47,532 detik pada FP1, unggul 0,035 detik atas Raúl Fernández. Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga, sedangkan Álex Márquez menempati posisi keempat.
Marc Márquez Tampil Cepat Sejak FP1
Penampilan Marc di Aragon menjadi perhatian karena sirkuit ini merupakan salah satu trek favoritnya.
Pada FP1, Marc langsung menunjukkan kecepatannya dengan menempati posisi teratas. Hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama.
Marc juga memiliki catatan luar biasa di MotorLand Aragón. Ia sudah mengoleksi tujuh kemenangan kelas MotoGP di sirkuit tersebut.
Rekor Lap Terpecahkan
Persaingan semakin ketat pada sesi Practice Jumat.
Marc sempat berada di posisi teratas dan kemudian mencatat waktu 1:45,493. Catatan tersebut memecahkan rekor lap yang sebelumnya ia pegang di Aragon.
Namun, Marco Bezzecchi berhasil mencuri posisi pertama pada akhir sesi dengan waktu 1:45,455.
Álex Márquez juga tampil impresif dan finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,010 detik dari Bezzecchi. Marc akhirnya berada di posisi ketiga.
Selisih Tiga Pembalap Sangat Tipis
Hasil Practice menunjukkan persaingan MotoGP Aragon sangat ketat.
Bezzecchi mencatat 1:45,455. Álex Márquez hanya tertinggal 0,010 detik, sedangkan Marc Márquez berjarak 0,038 detik dari pembalap Aprilia tersebut.
Kondisi tersebut membuat persaingan perebutan pole position dan kemenangan semakin terbuka.
Marc Masih Jadi Kandidat Juara
Meski tidak menjadi yang tercepat pada Practice Jumat, Marc tetap menjadi salah satu kandidat kuat untuk memenangkan balapan.
MotorLand Aragón selama ini sangat cocok dengan gaya balapnya. Bahkan, Marc telah memenangkan tujuh balapan MotoGP di trek tersebut.
Karena itu, performanya pada sesi awal menjadi sinyal bahwa Ducati nomor 93 kembali menemukan ritme yang kuat.
Kondisi Fisik Marc Ikut Jadi Sorotan
Performa Marc juga menarik perhatian karena ia masih berusaha memulihkan kondisi fisiknya setelah masalah pada lengan dan bahu.
Bos Ducati Davide Tardozzi sebelumnya mengakui kondisi Marc pada GP Inggris sempat mengejutkan tim. Namun, Ducati tetap yakin Marc dapat meningkatkan performanya.
Aragon memberikan kondisi yang lebih menguntungkan bagi Marc karena karakter sirkuit yang berlawanan arah jarum jam dinilai lebih bersahabat dengan kondisi fisiknya.
Bezzecchi Jadi Rival Terdekat
Jika Marc ingin kembali menang di Aragon, Marco Bezzecchi menjadi salah satu lawan utama.
Pembalap Aprilia tersebut tampil sangat cepat dan berhasil memecahkan rekor lintasan. Bezzecchi bahkan mengakui bahwa Marc masih menyimpan potensi karena tidak menggunakan strategi ban yang sama pada percobaan terakhir.
Persaingan Ducati dan Aprilia diprediksi menjadi salah satu cerita utama GP Aragon.
Álex Márquez Juga Mengancam
Bukan hanya Bezzecchi yang harus diwaspadai Marc.
Álex Márquez tampil sangat konsisten sepanjang Jumat dan berhasil menempati posisi kedua pada Practice. Selisihnya dengan Bezzecchi hanya 0,010 detik.
Artinya, Marc berpotensi menghadapi persaingan ketat bahkan dari sang adik.
Jorge Martín Masih Memimpin Kejuaraan
Di tengah persaingan di Aragon, Jorge Martín tetap menjadi pemimpin klasemen MotoGP.
Martín finis ketujuh pada Practice Jumat dengan waktu 1:46,027. Hasil tersebut masih menempatkannya dalam kelompok pembalap yang lolos langsung ke Q2.
Marc tentunya membutuhkan hasil maksimal untuk memperkecil jarak dalam perebutan gelar.
Francesco Bagnaia Harus Lewat Q1
Situasi berbeda dialami rekan setim Marc di Ducati, Francesco Bagnaia.
Bagnaia hanya berada di posisi ke-13 pada Practice sehingga harus mengikuti Q1 untuk mendapatkan kesempatan melaju ke Q2.
Kondisi tersebut membuat Marc menjadi tumpuan utama Ducati pada akhir pekan Aragon.
Marc Kembali Kompetitif pada Sabtu
Pada sesi latihan Sabtu, Marc kembali menunjukkan kecepatannya.
Ia sempat naik dari posisi kesembilan ke posisi pertama pada bagian akhir sesi. Namun, Bezzecchi kemudian mencatat waktu terbaik 1:46,216 dan menggeser Marc ke posisi kedua.
Marc tertinggal 0,232 detik dari Bezzecchi.
Persaingan Menuju Balapan Semakin Panas
Hasil tersebut menunjukkan bahwa Marc tidak kehilangan kecepatannya.
Bezzecchi memang menjadi pembalap tercepat pada sesi terakhir, tetapi Marc tetap berada di barisan terdepan. Raúl Fernández, Pedro Acosta, dan Francesco Bagnaia juga masuk lima besar latihan Sabtu.
Dengan hasil tersebut, pertarungan MotoGP Aragon dipastikan berlangsung ketat.
Aragon Bisa Jadi Titik Balik Marc
GP Aragon menjadi kesempatan penting bagi Marc Márquez untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Setelah hasil kurang memuaskan di Silverstone, Marc datang ke Aragon dengan target memperbaiki performa. Karakter MotorLand yang selama ini cocok dengannya membuat peluang untuk kembali meraih kemenangan tetap terbuka.
Fakta Marc Márquez di MotoGP Aragon 2026
- Marc tercepat pada FP1 dengan waktu 1:47,532.
- Marc mencatat P3 pada Practice Jumat.
- Marc mencatat waktu 1:45,493 dan memecahkan rekor lap miliknya.
- Marco Bezzecchi kemudian mengambil posisi pertama dengan 1:45,455.
- Álex Márquez berada di posisi kedua dengan selisih 0,010 detik.
- Marc kembali finis P2 pada latihan Sabtu.
- Marc sudah mengoleksi 7 kemenangan MotoGP di Aragon.
- GP Aragon berlangsung pada 28–30 Agustus 2026.
Marc Márquez Siap Buru Kemenangan di Aragon
Marc Márquez kembali menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi ancaman serius di MotoGP Aragon 2026.
Kecepatan sejak FP1, rekor lap baru, serta posisi teratas pada sejumlah bagian sesi menunjukkan Marc sudah menemukan ritme kompetitif. Namun, Marco Bezzecchi dan Álex Márquez juga tampil sangat kuat sehingga kemenangan tidak akan mudah diraih.




































































































































