
MAKASSAR — Perburuan bibit baru bulu tangkis Indonesia memasuki tahap yang semakin menentukan. Dari 233 peserta yang datang dari 73 kota dan kabupaten, hanya 16 atlet muda yang berhasil mengamankan Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar dan berhak melanjutkan perjuangan ke fase karantina.
Audisi yang digelar di GOR Dafest, Makassar, 4–8 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian pencarian talenta PB Djarum yang tahun ini diperluas ke tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus. Sistem ini dirancang untuk membuka peluang lebih besar bagi atlet muda dari berbagai daerah Indonesia.
Namun, memperoleh Super Tiket belum berarti mereka resmi menjadi pemain PB Djarum. Jalan menuju beasiswa dan klub masih panjang karena para pemain harus melewati fase karantina dan dua kali eliminasi sebelum keputusan akhir dibuat.
🏸 Hanya 16 dari 233 Peserta yang Lolos
Angka tersebut memperlihatkan betapa ketatnya persaingan.
Sebanyak 233 peserta datang membawa mimpi yang sama: mendapatkan kesempatan masuk sistem pembinaan PB Djarum. Mereka terbagi dalam kelompok usia U-11, KU-11, dan KU-12, putra maupun putri.
Setelah melalui rangkaian screening dan pertandingan, 16 nama akhirnya dipilih untuk melanjutkan perjuangan.
Enam peserta mendapatkan Super Tiket melalui jalur turnamen, sementara 10 lainnya dipilih langsung oleh Tim Pencari Bakat berdasarkan potensi yang mereka tunjukkan selama audisi.
Komposisi ini menunjukkan bahwa kemenangan pertandingan bukan satu-satunya ukuran. Tim pencari bakat juga melihat kemampuan dasar, karakter permainan, serta potensi perkembangan seorang atlet.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menilai peserta Makassar menunjukkan karakter permainan yang menarik dan banyak yang telah mempunyai fondasi teknik yang cukup baik.
⭐ 16 Nama yang Berhasil Mendapatkan Super Tiket
Berikut daftar atlet yang melaju ke fase karantina:
Jalur Turnamen
U-11 Putri
- Arachely Sabila Kinga — Gorontalo, Gorontalo
KU-11 Putri
- Andi Nahwah Khaliqah — Makassar, Sulawesi Selatan
KU-12 Putri
- Kresensia Lembayung Ubung Mering — Balikpapan, Kalimantan Timur
U-11 Putra
- Muh. Nur Rizki Ismail — Kendari, Sulawesi Tenggara
KU-11 Putra
- Russel Junior Sumual — Minahasa Utara, Sulawesi Utara
KU-12 Putra
- Muhammad Abidzar Alghifari — Balikpapan, Kalimantan Timur.
Pilihan Tim Pencari Bakat
U-11 Putri
- Balqis Maharani S — Makassar, Sulawesi Selatan
KU-11 Putri
- Kartika Madelynne Tambahani — Minahasa, Sulawesi Utara
KU-12 Putri
- Nadine Serenity Maweru Runtu — Makassar, Sulawesi Selatan
- Ainiyah Farah Dai — Gorontalo, Gorontalo
- Nur Hidayah — Makassar, Sulawesi Selatan
U-11 Putra
- Mickael Desman Pekey — Jayapura, Papua
- JJ Miguel Ongels — Ambon, Maluku
KU-11 Putra
- Kean Alfa Y Warankiran — Makassar, Sulawesi Selatan
KU-12 Putra
- Muh. Faiz Athallah — Makassar, Sulawesi Selatan
- Geralldy Mananggel — Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Dari daftar tersebut terlihat bahwa jalur pencarian bakat benar-benar menjangkau wilayah yang sangat beragam, mulai dari Papua, Maluku, Sulawesi, Gorontalo, hingga Kalimantan.
🌏 Makassar Membuktikan Talenta Indonesia Tidak Hanya dari Jawa
Salah satu pesan paling menarik dari audisi tahun ini adalah semakin luasnya peta pencarian atlet muda.
PB Djarum sebelumnya memusatkan audisi di Kudus dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2026, penyelenggara kembali memperluas lokasi ke Pekanbaru dan Makassar, sebelum ditutup di Kudus pada September.
Langkah tersebut membuka peluang bagi anak-anak dari luar Jawa untuk mendapatkan perhatian langsung dari tim pencari bakat.
Hasil Makassar memperlihatkan dampaknya. Dari 16 peraih Super Tiket, terdapat atlet dari Jayapura, Ambon, Kendari, Gorontalo, Balikpapan, Minahasa, dan berbagai wilayah Sulawesi.
Ini menjadi sinyal positif bagi regenerasi bulu tangkis nasional.
👀 Liliyana Natsir Soroti Potensi Pemain Putri
Audisi Makassar juga dipantau langsung oleh legenda bulu tangkis Indonesia Liliyana Natsir.
Menurut penilaiannya, cukup banyak pemain putri yang memiliki postur relatif tinggi dan power pukulan yang bagus. Meski demikian, fondasi tersebut masih perlu dikembangkan melalui peningkatan teknik, konsistensi, dan kemampuan bermain.
Komentar ini menarik karena menunjukkan bahwa pencarian bakat di usia muda bukan sekadar menemukan pemain yang sudah sempurna.
Justru yang dicari adalah pemain dengan modal fisik dan teknik yang dapat dikembangkan menjadi atlet elite.
🔥 Super Tiket Bukan Tiket Otomatis ke PB Djarum
Inilah bagian yang paling sering disalahpahami.
Mendapatkan Super Tiket berarti seorang peserta berhak mengikuti fase berikutnya, bukan langsung mendapatkan beasiswa atau menjadi anggota tetap PB Djarum.
Untuk Audisi Umum PB Djarum 2026, fase karantina dijadwalkan berlangsung 14 September hingga 9 Oktober 2026. Setelah itu terdapat tahapan eliminasi sebelum hasil akhir diumumkan.
Artinya, 16 atlet tersebut masih harus membuktikan diri.
Tekanan justru bisa semakin besar karena mereka sekarang berhadapan dengan calon-calon atlet terbaik dari audisi Pekanbaru, Makassar, dan Kudus.
🧠 Yang Dinilai Bukan Sekadar Menang-Kalah
Dalam proses pembinaan atlet usia muda, kemenangan pertandingan bukan satu-satunya indikator.
Tim pencari bakat juga dapat melihat:
- kemampuan dasar teknik;
- karakter permainan;
- daya juang;
- kecerdasan membaca pertandingan;
- potensi perkembangan;
- konsistensi;
- serta kemampuan menerima arahan.
Itulah sebabnya ada peserta yang tetap mendapatkan Super Tiket meskipun tidak keluar sebagai juara turnamen. Jalur pilihan Tim Pencari Bakat memang memberi ruang untuk talenta yang dinilai memiliki masa depan cerah.
🏆 Karantina Akan Menjadi Ujian Sesungguhnya
Jika audisi adalah tahap mencari siapa yang menonjol, maka karantina merupakan tahap untuk melihat siapa yang mampu berkembang dan bertahan dalam sistem pembinaan.
Para peserta akan berada dalam lingkungan yang lebih terstruktur, dengan latihan, evaluasi, serta persaingan yang semakin ketat.
Di sinilah mental atlet muda akan benar-benar diuji.
Seorang pemain mungkin memiliki smash keras atau footwork bagus. Tetapi untuk menjadi atlet profesional, ia juga membutuhkan disiplin, konsistensi, kemampuan belajar, dan ketahanan menghadapi tekanan.
🇮🇩 Harapan Besar dari 16 Talenta Muda
Keberhasilan 16 peserta Makassar menuju karantina bukan hanya cerita tentang kemenangan pribadi.
Bagi ekosistem bulu tangkis Indonesia, mereka adalah bagian dari investasi regenerasi.
Tidak ada yang tahu siapa di antara mereka yang kelak bisa menjadi:
juara dunia,
pemenang All England,
atau bahkan peraih medali Olimpiade.
Perjalanan seorang juara memang sering dimulai dari tahap yang sangat sederhana: mengikuti audisi, berdiri di lapangan, lalu berusaha meyakinkan para pencari bakat bahwa ia memiliki sesuatu yang berbeda.
🌟 Perjalanan Baru Baru Saja Dimulai
Audisi Makassar telah menghasilkan 16 nama, tetapi belum menghasilkan 16 pemain PB Djarum.
Mereka kini menghadapi fase yang jauh lebih penting.
Dari 233 peserta, mereka sudah berhasil masuk kelompok terpilih. Tetapi pada tahap berikutnya, persaingan kembali dimulai dari nol.
Setiap latihan akan menjadi ujian.
Setiap pertandingan akan menjadi evaluasi.
Setiap kesalahan bisa menjadi pelajaran—atau bahkan menjadi alasan untuk tersingkir.
































































































