
BANDUNG — Persib Bandung tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk pertandingan kandang mulai September 2026. Stadion di Kabupaten Bandung tersebut memasuki masa pemeliharaan rumput untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan penggunaan stadion selama masa perawatan telah disampaikan kepada Persib.
Kondisi tersebut membuat Persib harus mencari venue alternatif untuk pertandingan Super League 2026/2027. Manajemen klub memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi pilihan untuk menjamu PSM Makassar pada Minggu, 6 September 2026.
Persib Tak Bisa Gunakan Si Jalak Harupat
Persib tidak bisa menggunakan Si Jalak Harupat setelah pertandingan melawan Manila Digger pada 31 Agustus 2026.
Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan FIFA mulai melakukan pemeliharaan rumput setelah pertandingan tersebut. Stadion kemudian tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk Super League.
FIFA dan PSSI Lakukan Perawatan Rumput
Pemeliharaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas lapangan menjelang agenda FIFA ASEAN Cup.
Menurut Dicky, perawatan mencakup pemadatan lapangan dan penguatan akar rumput. Langkah tersebut diperlukan agar permukaan lapangan memenuhi kebutuhan pertandingan internasional.
Larangan Berlaku untuk Semua Pertandingan
Pembatasan penggunaan Si Jalak Harupat tidak hanya berlaku bagi Persib.
Stadion tersebut tidak boleh digunakan untuk pertandingan apa pun selama masa pemeliharaan. Karena itu, klub harus menyesuaikan agenda kompetisi domestik dengan kondisi stadion.
Laga 6 September Dipindahkan
Dampak paling cepat dirasakan Persib pada pertandingan 6 September 2026.
Persib sedianya membutuhkan Si Jalak Harupat sebagai venue pertandingan kandang. Namun, larangan penggunaan stadion membuat klub harus memindahkan laga tersebut ke stadion lain.
GBLA Jadi Pilihan Persib
Manajer Persib Umuh Muchtar memastikan Stadion GBLA digunakan untuk pertandingan kontra PSM Makassar.
Umuh mengakui kondisi GBLA belum sepenuhnya sempurna. Meski demikian, stadion tersebut dipilih karena Si Jalak Harupat sudah memasuki masa perawatan.
Target Persib Tetap Tiga Poin
Perubahan venue tidak mengubah target Persib.
Umuh menegaskan Persib tetap membidik kemenangan pada laga perdana Super League 2026/2027. Tim juga akan mendapat motivasi tambahan sebelum pertandingan.
Perawatan Stadion Berlangsung Menjelang Turnamen
Si Jalak Harupat dipersiapkan sebagai salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026.
Karena itu, stadion membutuhkan perawatan dan penyesuaian fasilitas sebelum digunakan dalam agenda internasional tersebut.
Uji Coba Lapangan Dijadwalkan 19 September
Dicky menjelaskan persiapan stadion akan memasuki tahap berikutnya pada 19 September 2026.
Pada tanggal tersebut, akan dilakukan persiapan dan uji coba lapangan menjelang kedatangan peserta dari negara-negara ASEAN.
Pembukaan FIFA ASEAN Cup di Jakarta
Seremoni pembukaan FIFA ASEAN Cup dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sementara itu, Si Jalak Harupat akan menjadi salah satu stadion yang disiapkan untuk rangkaian turnamen.
Persib Harus Cari Venue Alternatif
Karena larangan penggunaan Si Jalak Harupat, Persib harus menyesuaikan jadwal kandang.
Manajemen kini memiliki opsi stadion lain, dengan GBLA menjadi pilihan untuk pertandingan melawan PSM.
Kondisi GBLA Belum 100 Persen
Umuh menyebut GBLA masih dalam tahap penyempurnaan.
Namun, Persib tetap memilih stadion tersebut karena kebutuhan pertandingan sudah mendesak. Klub berharap seluruh persiapan berjalan lancar sebelum laga digelar.
Pergantian Stadion Bisa Pengaruhi Persiapan
Perubahan venue dapat memengaruhi sejumlah aspek pertandingan.
Tim harus menyesuaikan kondisi lapangan, fasilitas latihan, akses suporter, hingga pengaturan operasional pada hari pertandingan.
Karena itu, keputusan perpindahan stadion perlu dilakukan sejak awal.
Persib Tetap Fokus pada Kompetisi
Meski venue berubah, Persib tidak ingin kehilangan konsentrasi.
Tim sedang mempersiapkan diri menghadapi PSM Makassar pada laga pembuka Super League 2026/2027.
Si Jalak Harupat Punya Peran Penting
Stadion Si Jalak Harupat selama ini menjadi salah satu venue penting bagi Persib.
Namun, kebutuhan turnamen internasional membuat stadion harus menjalani perawatan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari konsekuensi persiapan venue bertaraf internasional.
FIFA Prioritaskan Kualitas Lapangan
Untuk turnamen internasional, kondisi rumput menjadi salah satu faktor penting.
Perawatan dilakukan agar lapangan memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pertandingan. Pemadatan tanah dan penguatan akar menjadi bagian dari proses tersebut.
Persib Harus Beradaptasi
Pergantian stadion bukan sesuatu yang ideal bagi klub.
Meski begitu, Persib harus beradaptasi agar jadwal kompetisi tetap berjalan. GBLA menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan pertandingan kandang.
Bobotoh Menunggu Kepastian
Pendukung Persib tentu perlu mengetahui venue pertandingan sejak jauh hari.
Perubahan stadion juga dapat memengaruhi akses dan persiapan suporter. Karena itu, informasi resmi mengenai venue menjadi sangat penting.
FIFA ASEAN Cup Jadi Prioritas Venue
Persiapan Si Jalak Harupat menunjukkan bahwa turnamen internasional membutuhkan proses panjang.
Selain rumput, penyelenggara perlu memastikan infrastruktur dan fasilitas stadion siap digunakan oleh tim-tim peserta.
Persib Sebelumnya Tampil di Si Jalak Harupat
Sebelum stadion ditutup untuk perawatan, Persib masih menggunakan Si Jalak Harupat.
Pada 31 Agustus 2026, Persib menang 1-0 atas Manila Digger dan memastikan lolos ke Grup E AFC Champions League Two.
Kini GBLA Jadi Rumah Sementara
Untuk pertandingan domestik terdekat, GBLA menjadi rumah sementara Persib.
Manajemen klub berharap venue tersebut dapat mendukung tim meraih hasil positif pada pertandingan pembuka musim.
Tantangan Bukan Hanya di Lapangan
Persib juga harus mengatur aspek nonteknis.
Jadwal latihan, distribusi tiket, keamanan, transportasi, dan koordinasi dengan suporter harus menyesuaikan stadion baru.
Pengelolaan Venue Harus Cepat
Perubahan stadion membutuhkan koordinasi banyak pihak.
Klub, pengelola stadion, operator liga, pemerintah daerah, dan pihak keamanan harus memastikan seluruh kebutuhan pertandingan terpenuhi.
Kesimpulan
Persib tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat karena stadion tersebut memasuki masa pemeliharaan rumput untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026. Larangan tersebut berlaku setelah pertandingan Persib pada 31 Agustus dan mencakup pertandingan domestik.
Akibatnya, Persib harus mencari stadion alternatif. Untuk pertandingan melawan PSM Makassar pada 6 September 2026, manajemen Persib memastikan penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Perawatan Si Jalak Harupat meliputi pemadatan dan penguatan akar rumput. Persiapan stadion akan dilanjutkan dengan uji coba lapangan pada 19 September menjelang kedatangan peserta FIFA ASEAN Cup.
Bagi Persib, perubahan venue menjadi tantangan baru. Namun, klub tetap menargetkan tiga poin pada laga perdana Super League 2026/2027.








































































































































































































