
RIYADH — Karim Benzema resmi meninggalkan Al Hilal setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak secara bersama-sama pada Senin, 31 Agustus 2026. Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan singkat striker Prancis itu bersama klub Arab Saudi, hanya sekitar enam bulan setelah bergabung dari Al Ittihad.
Al Hilal menyampaikan bahwa klub menghargai kontribusi, profesionalisme, komitmen, dan kepemimpinan Benzema selama memperkuat tim. Dalam pesan perpisahannya, Benzema juga mengucapkan terima kasih kepada klub, rekan setim, staf, dan suporter.
Karim Benzema Tinggalkan Al Hilal
Karim Benzema meninggalkan Al Hilal setelah kontraknya diputus lebih cepat melalui kesepakatan bersama.
Klub Saudi tersebut mengumumkan keputusan itu melalui kanal resmi mereka pada 31 Agustus 2026. Al Hilal tidak menyebut adanya perselisihan dalam pengumuman resmi, tetapi hanya menyatakan bahwa hubungan kontraktual dengan Benzema telah berakhir berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Keputusan ini sekaligus menjadikan Benzema berstatus bebas transfer.
Baru Enam Bulan di Al Hilal
Benzema bergabung dengan Al Hilal pada Februari 2026 setelah sebelumnya bermain untuk rival Saudi Pro League, Al Ittihad. Reuters mencatat kepindahan itu terjadi setelah kontraknya dengan Al Ittihad berakhir.
Namun, kebersamaannya dengan Al Hilal berlangsung jauh lebih singkat dibandingkan ekspektasi awal.
Dalam waktu sekitar enam bulan, Benzema sudah harus mengakhiri petualangannya di klub tersebut.
Benzema Catat 10 Gol dan 5 Assist
Meski singkat, Benzema tetap memberikan kontribusi di lapangan.
Menurut laporan UPI dan sejumlah media yang mengutip data pertandingan, Benzema mencatat 16 penampilan, 10 gol, dan 5 assist bersama Al Hilal.
Catatan tersebut memperlihatkan produktivitasnya masih cukup tinggi meski usianya telah mencapai 38 tahun.
Trofi Piala Raja Arab Saudi
Benzema juga sempat membantu Al Hilal meraih Piala Raja Champions Klub Arab 2024, dengan kontribusi assist pada partai final menurut laporan Stats Perform yang dikutip SoccerNews.
Meski demikian, masa baktinya berakhir sebelum ia menjalani musim penuh bersama Al Hilal.
Al Hilal Baru Datangkan Ollie Watkins
Kepergian Benzema terjadi tidak lama setelah Al Hilal merekrut Ollie Watkins dari Aston Villa.
Reuters melaporkan Watkins menandatangani kontrak tiga tahun dengan Al Hilal. Media Inggris memperkirakan nilai transfernya berada di sekitar 51 juta poundsterling atau US$69 juta.
Kedatangan Watkins menjadi salah satu perkembangan penting dalam perubahan lini depan Al Hilal.
Pergantian Penyerang Jadi Sorotan
Masuknya Watkins dan keluarnya Benzema membuat komposisi lini depan Al Hilal berubah cukup drastis.
Benzema merupakan striker berpengalaman dengan reputasi besar di level Eropa. Watkins, di sisi lain, datang setelah mencetak banyak gol bersama Aston Villa dan membawa pengalaman berbeda ke Saudi Pro League.
Perubahan ini menunjukkan Al Hilal mulai melakukan penyesuaian besar terhadap skuadnya.
Benzema Belum Memutuskan Masa Depan
Setelah meninggalkan Al Hilal, masa depan Benzema masih menjadi perhatian.
Laporan AP menyebut belum jelas apakah striker berusia 38 tahun itu akan bergabung dengan klub baru atau memilih pensiun.
Namun, laporan AS menyebut Benzema masih ingin bermain dan telah menerima sejumlah tawaran, termasuk peluang dari MLS.
Dengan status bebas transfer, ia kini memiliki keleluasaan menentukan langkah berikutnya.
MLS Jadi Salah Satu Opsi
Nama Benzema mulai dikaitkan dengan kompetisi Amerika Serikat.
Menurut AS, salah satu kemungkinan yang terbuka adalah Major League Soccer (MLS). Selain itu, ia juga masih berpeluang melanjutkan karier di sepak bola Arab Saudi.
Belum ada keputusan resmi mengenai klub berikutnya.
Benzema Masih Jadi Magnet Besar
Karier Benzema membuat namanya tetap menjadi salah satu pemain paling menarik di pasar transfer.
Ia meraih Ballon d’Or 2022 saat memperkuat Real Madrid dan memenangkan lima trofi Liga Champions bersama klub Spanyol tersebut. AP mencatat ia membuat 648 penampilan dan mencetak 354 gol selama 14 tahun di Real Madrid.
Rekam jejak tersebut membuat klub yang ingin merekrutnya tidak hanya mendapatkan striker berpengalaman, tetapi juga pemain dengan daya tarik komersial besar.
Era Real Madrid Jadi Bagian Terbesar Kariernya
Sebelum pindah ke Arab Saudi, Benzema menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Real Madrid.
Ia bergabung dengan Madrid pada 2009 dan bertahan hingga 2023. Selama periode tersebut, ia menjadi salah satu pencetak gol terpenting dalam sejarah klub.
Setelah meninggalkan Madrid, ia kemudian melanjutkan karier di Arab Saudi.
Tiga Musim Bersama Al Ittihad
Sebelum bergabung dengan Al Hilal, Benzema memperkuat Al Ittihad selama sekitar tiga musim.
Menurut UPI, ia mencetak 54 gol dalam 83 penampilan bersama Al Ittihad.
Performa tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kedatangannya ke Al Hilal mendapatkan perhatian besar.
Perjalanan di Arab Saudi Belum Berakhir?
Walaupun meninggalkan Al Hilal, Benzema belum tentu meninggalkan Saudi Pro League.
Laporan AS menyebut kemungkinan dirinya tetap bermain di Arab Saudi masih terbuka.
Jika itu terjadi, publik masih berpeluang melihat Benzema berhadapan dengan sejumlah bintang besar lainnya di kompetisi tersebut.
Al Hilal Tetap Menjaga Start Positif
Kepergian Benzema tidak serta-merta berarti Al Hilal sedang mengalami krisis.
UPI mencatat Al Hilal telah memenangkan tiga laga awal Saudi Pro League dan berada di posisi kedua klasemen, tertinggal tiga poin dari Al Nassr.
Kedatangan Watkins diharapkan menjaga produktivitas tim tetap tinggi.
Keputusan Klub Jadi Perbincangan
Rescission kontrak Benzema menarik perhatian karena pemain tersebut masih memiliki sisa masa kontrak.
Menurut detikSport, kontrak Benzema sebenarnya masih berlangsung sampai musim panas 2027.
Namun, kedua pihak akhirnya memilih mengakhirinya lebih cepat melalui kesepakatan bersama.
Benzema Ucapkan Selamat Tinggal
Benzema juga menyampaikan pesan setelah kepergiannya.
Ia menggambarkan perpisahan tersebut sebagai berakhirnya sebuah babak dan mengucapkan terima kasih kepada Al Hilal, rekan setim, staf, serta penggemar.
Pesan itu memperlihatkan bahwa perpisahan berlangsung secara terbuka dan tanpa pernyataan konflik dari kedua pihak.
Masa Depan Benzema Jadi Teka-Teki
Kini pertanyaan utama adalah klub mana yang akan menjadi tujuan berikutnya.
Di usia 38 tahun, Benzema masih memiliki pengalaman dan produktivitas yang dapat menarik perhatian klub-klub tertentu.
Namun, keputusan akhir akan bergantung pada tawaran, kondisi fisik, serta keinginannya untuk melanjutkan karier.
Kesimpulan
Karim Benzema resmi meninggalkan Al Hilal setelah kontraknya diakhiri melalui kesepakatan bersama pada 31 Agustus 2026. Klub Saudi tersebut menyampaikan penghargaan atas profesionalisme, komitmen, kepemimpinan, dan kontribusi Benzema selama berada di tim.
Dalam perjalanan singkatnya bersama Al Hilal, Benzema mencatat 16 pertandingan, 10 gol, dan 5 assist. Ia bergabung pada Februari 2026 setelah sebelumnya membela Al Ittihad di Saudi Pro League.
Kepergiannya juga terjadi setelah Al Hilal merekrut Ollie Watkins dari Aston Villa dengan kontrak tiga tahun.
Untuk saat ini, Benzema berstatus bebas transfer. Belum ada pengumuman resmi mengenai klub berikutnya, tetapi sejumlah laporan menyebut MLS dan klub Arab Saudi sebagai kemungkinan tujuan.








































































































































































































