Roma Menggila di Lecce! Malen Cetak Brace, Giallorossi Menang 4-0 - KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN TENGAH

Informasi & Berita Seputar Kalimantan Tengah

Roma Menggila di Lecce! Malen Cetak Brace, Giallorossi Menang 4-0

LECCEAS Roma menang 4-0 atas Lecce pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di Stadion Via del Mare, Senin, 31 Agustus 2026. Kemenangan telak tersebut membuat Roma mempertahankan start sempurna dengan enam poin dari dua pertandingan.

Roma tampil dominan sejak awal pertandingan. Donyell Malen mencetak dua gol, lalu Matías Soulé menambah satu gol dan Rodrigo Mora melengkapi pesta kemenangan dengan gol debutnya di Serie A bersama Roma.

Roma Menang 4-0 atas Lecce

Roma menang 4-0 atas Lecce setelah langsung mengambil kendali pertandingan.

Malen membuka skor pada menit ke-4 setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Lecce. Penyerang Belanda itu kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-23 melalui umpan Wesley.

Roma belum berhenti menyerang. Pada menit ke-25, Matías Soulé mencetak gol ketiga dan membuat Roma unggul 3-0 sebelum turun minum.

Donyell Malen Jadi Bintang

Nama Donyell Malen menjadi pusat perhatian dalam pertandingan ini.

Malen mencetak dua gol hanya dalam waktu 23 menit. Tambahan tersebut membuat koleksi golnya di Serie A mencapai lima gol dalam dua pertandingan.

Performanya menjadi salah satu alasan utama Roma kembali mencatat kemenangan besar setelah sebelumnya mengalahkan Fiorentina dengan skor 4-0 pada pekan pertama.

Soulé Ikut Cetak Gol

Matías Soulé juga memberikan kontribusi penting.

Pemain Argentina itu mencetak gol pada menit ke-25 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Malen. Gol tersebut membuat Roma sudah unggul tiga gol hanya dalam 25 menit.

Roma kemudian lebih banyak mengontrol permainan pada babak kedua.

Rodrigo Mora Cetak Gol Debut

Gol keempat Roma menjadi momen spesial bagi Rodrigo Mora.

Pemain baru tersebut mencetak gol pada menit ke-67 setelah menerima umpan dari Gianluca Mancini. Gol itu merupakan gol pertama Mora di Serie A bersama Roma.

Mora masuk menggantikan Soulé pada babak kedua sebelum akhirnya mencatat namanya di papan skor.

Roma Sudah Cetak 8 Gol

Start Roma musim ini sangat impresif.

Setelah dua pertandingan, skuad asuhan Gian Piero Gasperini sudah mencetak delapan gol dan belum kebobolan satu pun. Roma membuka musim dengan kemenangan 4-0 atas Fiorentina, lalu mengulang skor yang sama saat menghadapi Lecce.

Catatan tersebut membuat Roma menjadi salah satu tim paling produktif pada awal Serie A.

Roma Menempel Puncak Klasemen

Kemenangan di Lecce membawa Roma mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Roma berada bersama Inter, Juventus, Lazio, dan AC Milan di kelompok teratas dengan catatan sempurna setelah dua laga, dengan posisi ditentukan oleh selisih gol dan aturan klasemen lainnya.

Start tersebut memberikan kepercayaan diri besar bagi Roma dalam persaingan awal musim.

Lecce Tak Mampu Membalas

Lecce kesulitan menghadapi tekanan Roma sejak menit pertama.

Kesalahan lini belakang pada awal pertandingan membuat tuan rumah tertinggal cepat. Setelah itu, Roma terus menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang tambahan.

Empat gol Roma membuat Lecce tidak mampu keluar dari tekanan.

Roma Dominan di Via del Mare

Pertandingan berlangsung di Ettore Giardiniero – Via del Mare.

Roma memperlihatkan kualitas permainan yang lebih tinggi dan mampu mengontrol pertandingan hampir sepanjang laga. Sementara Lecce lebih banyak bertahan dan berusaha mengurangi tekanan lawan.

Kemenangan tersebut juga memperpanjang momentum positif Roma di awal musim.

Hansi Flick Bukan Pelatih Roma

Kemenangan ini diraih Roma di bawah pelatih Gian Piero Gasperini, bukan Hansi Flick.

Gasperini mengandalkan formasi 3-4-2-1 dengan Malen sebagai ujung tombak. Dybala dan Soulé bermain di belakangnya, sementara lini tengah diisi pemain seperti Manu Koné dan Bryan Cristante.

Struktur tersebut membuat Roma mampu memberikan tekanan tinggi sejak awal.

Dybala Tetap Berperan

Meski tidak mencetak gol, Paulo Dybala tetap berkontribusi dalam serangan.

Dybala terlibat dalam proses gol pembuka Malen setelah Roma merebut bola dari kesalahan pemain Lecce.

Pengalaman Dybala membuat lini depan Roma semakin berbahaya.

Pertahanan Roma Masih Solid

Selain produktif, Roma juga menunjukkan pertahanan yang kuat.

Dalam dua pertandingan awal Serie A, Roma belum kebobolan. Dua kemenangan dengan skor 4-0 membuat mereka memiliki selisih gol +8 setelah dua laga.

Catatan tersebut menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya.

Malen Sudah Lima Gol

Pencapaian Malen menjadi salah satu cerita terbesar dari awal musim Roma.

Dengan dua gol tambahan di Lecce, Malen kini telah mengoleksi lima gol di Serie A. Reuters dan ANSA mencatat ia langsung menjadi salah satu pencetak gol paling produktif pada awal musim.

Konsistensi Malen akan menjadi faktor penting bagi ambisi Roma musim ini.

Gol ke-5 Datang di Babak Pertama

Malen bahkan berhasil mencetak dua gol sebelum pertandingan berjalan setengah jam.

Gol pertama hadir pada menit ke-4, sedangkan gol kedua tercipta pada menit ke-23. Dalam waktu singkat, Roma sudah menciptakan keunggulan yang sangat sulit dikejar.

Situasi tersebut membuat Roma bisa bermain lebih tenang pada babak kedua.

Lecce Belum Mampu Menahan Roma

Hasil ini memperlihatkan perbedaan performa kedua tim.

Roma datang dengan modal kemenangan 4-0 atas Fiorentina, sedangkan Lecce harus menghadapi tekanan besar dari menit awal.

Lecce akhirnya tidak mampu mencetak gol dan harus menerima kekalahan telak di kandang.

Roma Mulai Dipandang Serius

Dua kemenangan besar berturut-turut mulai membuat Roma diperhitungkan dalam persaingan Serie A.

Musim masih sangat panjang, tetapi produktivitas delapan gol tanpa kebobolan dalam dua laga menjadi sinyal positif bagi tim Gasperini.

Persaingan dengan Inter, Juventus, Lazio, dan Milan diprediksi akan semakin ketat.

Debutan Mora Berikan Dampak

Mora menjadi salah satu pemain yang memberikan warna baru bagi Roma.

Gol debutnya menunjukkan bahwa Gasperini memiliki opsi tambahan di lini depan dan tidak hanya bergantung pada pemain senior seperti Dybala dan Malen.

Kehadiran pemain muda juga dapat memberi Roma kedalaman skuad sepanjang musim.

Gasperini Punya Awal Impresif

Awal perjalanan Gasperini bersama Roma terlihat sangat menjanjikan.

Dua kemenangan 4-0 membuat timnya belum kehilangan poin sekaligus menjaga gawang tetap bersih.

Meski begitu, ujian yang lebih berat akan datang ketika Roma menghadapi lawan-lawan papan atas.

Roma Belum Terkalahkan

Setelah dua pertandingan, Roma mengoleksi dua kemenangan tanpa kebobolan.

Rekor tersebut menjadi salah satu modal utama sebelum memasuki jadwal Serie A yang lebih padat.

Konsistensi akan menjadi tantangan berikutnya bagi tim ibu kota Italia tersebut.

Fokus Roma Beralih ke Laga Berikutnya

Roma kini harus menjaga momentum setelah kemenangan besar di Lecce.

Dengan enam poin dan selisih gol yang sangat baik, tekanan juga meningkat karena ekspektasi suporter semakin tinggi.

Setiap pertandingan berikutnya akan menjadi ujian apakah Roma benar-benar mampu bertahan di papan atas.

Kesimpulan

AS Roma menang 4-0 atas Lecce pada pekan kedua Serie A 2026/2027. Donyell Malen mencetak dua gol, sedangkan Matías Soulé dan Rodrigo Mora masing-masing menyumbang satu gol.

Kemenangan itu membuat Roma mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan mempertahankan catatan sempurna. Lebih mengesankan lagi, Roma sudah mencetak delapan gol tanpa kebobolan sejak awal musim.

Malen menjadi sorotan utama setelah mencapai lima gol di Serie A, sementara Rodrigo Mora mencetak gol debutnya bersama Roma.